Selasa, 06 November 2012

makanan khas makassar

makassar merupakan provinsi yang makanannya khas selalu unik, aneh tapi menarik. salah satunya mie titi. mie tersebut saya kira mie goreng atau mie ayam . ternyata mie titi berbentuk kering dan disiram kuah capcay yang enak. saya berterima kasih pada temen-temen baru yang ajakin ke kedai mie di makassar. saya pengen mencobanya kembali seperti pisang epek, coto makassar dan kondro dan pemandangan batimurung yang indah. saya ingin kembali lagi ke makassar.

Kamis, 14 Juni 2012


WISATA TAHUNAN ALA JEMBER

Siapa yang tidak tahu kota jember?. Bagi penggemar tembakau, kota Jember sungguh tidak asing lagi. Sejak dari dulu, Jember terkenal sebagai kota penghasil tembakau terbaik di dunia. Lain halnya tembakau, mulai bulan Agustus 2007, Jember mempunyai program tahunan yang disebut dengan “bulan berkunjung ke Jember” atau dikenal dengan sebutan BBJ.
            Bulan berkunjung ke Jember merupakan ajang kreatifitas dan pariwisata dalam memperkenalkan kota jember. Bayak event yang disajikan dalam bulan berkunjung ke jember, salah satunya jember city carnaval, jember shoping festival, jember expo, kejuaraan sepak bola “Far East Java Cup”, jember fashion carnaval, Tajemtra dan masih banyak lainya.
            Bulan berkunjung ke jember sempat vakum selama 2 tahun, dari tahun 2010 hingga 2011. Namun, saat ini BBJ mulai digelar di tahun 2012 dengan mengusung tema “Kemilau Jawa Timur Lewat Launching BBJ”.
            Pada event BBJ tahun 2012, yang menarik ialah jember expo dan otomotif show yang diadakan pada tanggal 22 juni hingga 08 juli 2012. Acara ini diselengarakan guna mempromosikan produk unggulan kota jember. Selain itu, jember expo dan otomotif show juga memamerkan pertunjukan otomotif. Sehingga dengan terselenggarannya acara tersebut, diharapkan dapat menarik wisatawan maupun investor untuk datang ke Jember.
            Event lain di BBJ ialah Jember City Carnaval. JCC tersebut merupakan ajang kreatifitas dari seluruh lembaga pemkab Jember serta parade drum band. Di JJC tersebut, diikuti seluruh dinas terkait yang ada di kabupaten Jember yang memamerkan ajang kreativitas mobil hias, pakaian tradisional, serta parade drum band. Tahun ini, JCC akan digelar di tanggal 16 juni 2012 yang rutenya meliputi sport center hingga alun-alun jember. Event lain yang selalu ada meskipun BBJ pernah vakum ialah jember fashion carnaval atau lebih dikenal dengan sebutan JFC.
            JFC pada tahun ke X mengambil tema “eyes On Triumph” yang sudah memasuki 1 dekade berdirinya JFC. Oleh karena itu, pada JFC ke X tahun lalu defile yang diambil ialah defile terbaik dari JFC I hingga JFC IX. Jember Fashion Carnaval ke X juga di ikuti oleh anggota TNI sebagai pasukan pembuka defile, mereka memakai baju merah hitam dipadu warna kuning mas dan putih yang menyerupai pasukan penjaga istana kerajaan Inggris. Live perfoming Art JFC marching band dan beserta karnaval dengan costume, aksesoris dan make up unik, amazing, fantastik dan spectakuler serta ilustrasi musik dan jember fashion carnaval choreography yang apik dipresentasikan dalam 10 defile. Defile tersebut meliputi punk, tsunami, rood, animal plant, borneo, athena hingga butterfly.  Event ini merupakan event carnafal yang telah mendunia akan tetapi dapat dinikmati semua kalangan masyarakat.
Ribuan masyarakat jember dan sekitarnya bahkan ada pula yang dari situbondo, bali, surabaya, jakarta hingga mancanegara datang kejember hanya untuk melihat acara “Jember Fashion Carnaval X”. Penonton yang melihat hingga tumpah ruah dari alun-alun hingga sport center.
Jember Fashion Carnaval tersebut telah mengharumkan nama Kabupaten Jember di kancah nasional dan dunia Internasional, sehingga nama Jember dikenal di dunia internasional melalui teman-teman media asing yang melakukan peliputan JFC X. Jember Fashion Carnaval juga merupakan “surga” bagi fotografer domestik dan asing, sehingga mereka dapat bersaing dengan fotografer lainnya untuk mengambil gambar sebaik mungkin di Jember Fashion Carnaval ke X.
Pada tahun 2012, Extremagination dipilih sebagai tema JFC XI. Sepuluh devile akan hadir dihadapan dunia 8 Juli mendatang. Trinidad Tobago, Maduress, Persians, Oceanarium, Orchidacea, Savana, Mushroom, Dragon, Planet Heredity, Rome Empire.
Event penutup yang tidak kalah menarik di bulan berkunjung ke jember ialah tajemtra. Tajemtra ini merupakan gerak jalan tradisional yang rutenya sepanjang 30 km yang dimulai dari kecamatan tanggul, bangsalsari, rambipuji, kaliwates dan berahir di alun-alun jember. Tajemtra tersebut, biasanya di ikuti lebih dari ratusan ribu peserta. Banyaknya peserta tersebut menjadikan tajemtra sebagai daya tarik tersendiri bagi penonton. Hal tersebut dilihat pada event tajemtra tahun 2009, penonton tumpah ruah diselutuh rute yang dilewati tajemtra tersebut.
Bulan berkunjung ke jember merupakan event tahunan kota jember yang sudah dikenal nasional maupun internasional. Pelaksanaan BBJ tahun ini dimulai pada bulan juni hingga juli 2012. Semoga event wisata tahunan ala jember tersebut dapat berlangsung lancar dan dapat menjadikan motivasi daerah lain dalam mempromosikan pariwisata daerahnya hingga terkenal kemancanegara.


By : Budi_Ichi



Jumat, 25 Mei 2012

seneng bisa kumpul bersama teman teman di acara pengembangan produk baru.... meski tidak juara yang penting ngumpul.  bikin produk bareng sama sahabat yang superr lebay ahonk.... trus yang suka malu-malu kucing ma cinlokk si prettt , trus sahabt termupeng dicky,.. pak ketupat yang ceria gading. dan si mata panda fuaad. dan yang selalu mendukung si big boss teguh, evan yang selalu sedih, dan yang ceriaa yoga, bram, andreas. selalu semangat dengan mereka.

내 친구 감사합니다.

Kamis, 29 Maret 2012



mAU JD JWRA PKM? JDI mAWApRES? LIHAI DALAM MMBUAT KTI...ATAW CARI BANYAK PENGALAMAN... SMW BISA KM DPT DI SMART CAMP4...OPEN RECUITMENT UKM PELITA
DAFTAR
KETIK
NAMA_FAK/JURUSAN_NIM_NOMER TLP
KIRIM KE VIVIN, HENDRA, BUDI
CP,,..bisa d lihat d pamflet
SALAM SMARTCAMP4
WE ARE GOLD GENERATION

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Sejak tahun 1993, WHO menyatakan bahwa tuberkulosis (TB) merupakan kedaruratan global bagi kemanusiaan. Walaupun strategi DOTS telah terbukti sangat efektif untuk  pengendalian TB, tetapi beban penyakit TB di masyarakat masih sangat tinggi (Kementrian Kesehatan RI, 2011). Oleh karena itu, tuberkulosis (TB) masih merupakan masalah kesehatan baik di Indonesia maupun di dunia dan merupakan penyebab utama kematian.
Banyak faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit  tuberkulosis berkembang di masyarakat disamping faktor medis, faktor sosio ekonomi dan budaya, sikap dan prilaku terhadap penyakit ini sangat mempengaruhi keberasilan terhadap penanggulangan penyakit ini. Mayoritas penderita TB ini terinfeksi karena kurangnya penerapan sanitasi lingkungan yang baik sehingga mempermudah penyebaran basil TB itu sendiri. Penyebaran melalui kurangnya penerapan sanitasi lingkungan dapat berupa sirkulasi udara yang buruk dilingkungan keluarga, kebersihan alat yang kontak dengan penderita kurang terjamin dan pembuangan dahak dan bersin disembarang tempat.
Oleh karena itu, agar penyebaran penyakit tuberkulosis dapat dikurangi dan tidak mengancam kesehatan masyarakat khususnya Kabupaten Jember, maka perlu adanya penelitian. Penelitian tersebut meliputi antara penerapan sanitasi lingkungan dengan tidak menerapkan sanitasi lingkungan bagi penderita tuberkulosis maupun non penderita tuberkulosis. Penelitian tersebut mengkaitkan bagaimana pengaruh penerapan sanitasi lingkungan terhadap penyebaran tuberkulosis dilingkungan masyarakat.

1.2  Rumusan Masalah
Penelitian pengaruh penerapan sanitasi lingkungan bagi penderita maupun non penderita tuberkulosis ialah mengetahui seberapa besar pengaruh sanitasi lingkungan terhadap penyebaran penyakit tuberkulosis. Namun, permasalahan yang dihadapi ialah kurang pemahaman sistem sanitasi lingkungan khususnya masyarakat ekonomi renddah. Oleh karena itu, permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah pengaruh sanitasi lingkungan terhadap penyebaran penyakit tuberculosis. Sehingga dapat diketahui seberapa besar potensi sanitasi lingkungan terhadap penyebaran penyakit tuberkulosis.

Selasa, 20 Maret 2012

"Kegagalan adalah peluang untuk hal yang lebih baik. Kegagalan adalah batu loncatan untuk pengalaman yang berharga. Suatu hari nanti Anda akan bersyukur untuk beberapa kegagalan yang anda alami. Percayalah, ketika satu pintu tertutup untuk anda, sebenarnya pintu yang lain selalu terbuka"

Senin, 19 Maret 2012

mAU JD JWRA PKM? JDI mAWApRES? LIHAI DALAM MMBUAT KTI...ATAW CARI BANYAK PENGALAMAN... SMW BISA KM DPT DI SMART CAMP4...OPEN RECUITMENT UKM PELITA
DAFTAR KETIK NAMA_FAK/JURUSAN_NIM_NOMER TLP
KIRIM KE
 VIVIN 0819133789254
HENDRA 085735300285
SALAM SMARTCAMP4
WE ARE GOLD GENERATION
 
http://www.youtube.com/watch?v=2Cv3phvP8Ro&noredirect=1

contohh



A.     Latar Belakang
Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang paling penting. Semakin maju suatu bangsa semakin besar perhatiannya terhadap mutu makanan yang dikonsumsi. Makanan tidak lagi dipandang hanya sebagai sumber kalori, protein, vitamin, dan mineral, tetapi tujuan kesehatan, kenikmatan, dan keselamatan serta mutu kehidupan manusia menjadi aspek yang sudah mulai dipertimbangkan.
Perkembangan teknologi yang pesat dalam memproduksi bahan pangan, pengolahan, pengemasan, maupun perdagangan telah membawa berbagai kenyamanan bagi masyarakat baik dalam jumlah maupun kemudahan dalam mempersiapkan maupun menyajikan makanan. Namun demikian beberapa kemajuan tersebut telah menimbulkan beberapa masalah yang tidak diharapkan utamanya timbulnya kontaminasi makanan oleh mikroba dan bahan racun yang tidak dikendaki.
Kasus keracunan dan infeksi mikroba oleh makanan masih sering terjadi dibeberapa kota di Indonesia salah satunya di jember. Berdasarkan hasil survei dinas kesehatan kabupaten jember, diperoleh data bahwa jumlah penderita diare perdesember 2010 mencapai 67.310 kasus. Dari kasus tersebut,  41.616 kasus di derita anak-anak (Anonim, 2011). Kondisi tersebut dikarenakan  masih banyaknya anak mengkonsumsi makanan yang kurang bermutu baik mikrobiologis maupun kimianya. Padahal, konsumsi makanan yang kurang terjamin keamanan dan mutunya, akan mengakibatkan diare, typus, hepatitis, TBC, bahkan kematian (Sukatiningsih, 2011). Oleh karena itu, perlu adanya upaya meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya mengonsumsi makanan yang terjamin keamanan  dan mutunya sejak dini.
Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran anak mengonsumsi makanan yang sehat, aman dan bergizi ialah dengan Penyuluhan Pangan Sehat Anak Sekolah Dasar. Sebab mereka tidak hanya mengetahui informasi bagaimana makanan yang aman dan tidak aman dikonsumsi, akan tetapi mereka ditunjukkan langsung bagaimana membedakan bentuk, warna, bau, tekstur dan kenampakan dari makanan yang aman dan tidak aman dikonsumsi. Dengan metode sosialisasi seperti ini, anak-anak akan lebih menguasai dan memahami informasi yang didapat.

B.     Perumusan Masalah
Makanan ringan atau disebut juga dengan jajanan merupakan makanan yang digemari anak-anak. Makanan tersebut memiliki tampilan yang menarik, rasa yang enak, akan tetapi memiliki nilai gizi yang cukup rendah. Selain itu, banyak makanan ringan dijual secara murah dan bebas yang keamananya kurang sehingga membahayakan bagi konsumen terutama anak-anak. Makanan tersebut memilki kandungan mikroba yang cukup banyak, menggunakan bahan tambah pangan yang berbahaya bagi manusia, serta bahan-bahan yang tidak layak konsumsi misalnya minyak yang sudah menghitam, berformalin, berpewarna pakaian dan lain sebagainya. Oleh karenanya untuk mencegah terjadinya keracunan maupun infeksi yang disebabkan makanan yang kurang bermutu, perlu adanya pengetahuan bagi anak supaya mereka lebih selektif dalam memilih makanan yang baik, aman, bergizi serta terjamin mutunya.

C.     Tujuan
Tujuan dari program ini adalah :
1.    Sosialisasi dan pemberian pembelajaran mengenai jajanan sehat, aman, dan bergizi di sekolah dasar.
2.    Memberikan pemahaman kepada anak sekolah dasar mengenai bahaya mengkonsumsi jajanan yang kurang bermutu.

D.     Luaran Yang Diharapkan
Adapun luaran yang diharapkan dari Program Kreativitas Mahasiswa di  bidang Pengabdian Masyarakat ini sebagai berikut.
1.      Memberikan dorongan kepada anak untuk lebih selektif dalam memilih makanan bermutu.
2.      Mampu mengurangi kasus keracunan maupun infeksi microba oleh makanan.
3.      Menambah pengetahuan anak untuk membudayakan hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, bergizi serta aman sejak dini.
4.      Bagi Sekolah Dasar yang siswanya dijadikan peserta penyuluhan, dapat dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lainya karena siswanya yang  mandiri dalam memilih makanan bermutu.
5.      Adanya pembentukan kelompok siswa sadar pangan.

E.     Kegunaan
Adapun kegunaan program yang dibuat antara lain :
1.    Mampu meningkatkan kewaspadaan anak sekolah dasar terhadap bahaya mengkonsumsi makanan maupun jajanan yang kurang aman.
2.    Memberikan pengetahuan dan informasi kepada anak terhadap manfaat mengkonsumsi makanan dan jajanan sehat, aman dan bergizi sejak dini.
3.    Memfasilitasi anak-anak dan mengembangkan potensi mereka terhadap pengetahuan akan makanan yang bergizi, aman dan sehat.

F.      Gambaran Umum Masyarakat
Makanan sebagai kebutuhan asasi terpenting manusia dituntut adanya jaminan akan keamananya. Meskipun makanan itu enak, menarik, dan tinggi
nilai gizinya, tetapi setelah dikonsumsi menyebabkan penyakit praktis makanan tersebut tidak ada nilai sama sekali. Sudut perhatian konsumen atas keamanan pangan meliputi:
·        Penyakit yang terkandung dalam makanan
·        Kontaminasi pestisida dan logam berat
·        Residu obat ternak dalam makanan
·        Keraguan dalam keamanan aditif pangan
Makanan penting dan vital peranannya bagi masyarakat, sehingga keamanan pada makanan selalu menjadi pertimbangan utama dalam transaksi makanan (Giyarto, Dkk. 2005).
Ditengah tingginya peranan makanan bagi kehidupan manusia. Jumlah penderita keracunan maupun infeksi yang disebabkan makanan yang terkontaminasi mikroba dan bahan kimia masih banyak. Berdasarkan data dari dinas kesehatan pemerintah kabupaten jember, jumlah penderita diare perdesember tahun 2010 mencapai 67.310 kasus. Dari total jumlah tersebut 61,8 % kasus diderita oleh anak-anak (Anonim, 2011).
Berdasarkan tapak jalan perpindahan penyakit diketahui bahwa perpindahan penyakit dapat berlangsung dari udara, manusia, hewan, makanan dan minuman. Akan tetapi, resiko penyakit paling banyak dipindahkan melalui makanan dan minuman yang kurang terjamin mutunya. Dari kasus anak-anak yang terinfeksi mikroba yang mengakibatkan diare, rata-rata mereka mengkonsumsi makanan yang kurang terjamin mutunya. Hal tersebut terbukti sebagian besar pedagang yang menjual makanan didepan sekolah kurang menerapkan sanitasi yang baik, sehingga dalam jangka pendek makanan tersebut jika dikonsumsi mengakibatkan diare, selain itu kandungan bahan lain seperti bahan kimia berbahaya dan minyak yang sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi, jika masuk dalam tubuh akan mengakibatkan kanker, gagal ginjal, tumor, dan lain sebagainya.
Kebijakan yang dilakukan SDN Puger Kulon 1, SDN Mayang 1, SDN Tegalrejo 1 dan SDN Tegal Gede 1 hanya sebatas memfasilitasi kantin sekolah pada waktu jam sekolah. Akan tetapi, pada waktu kegiatan belajar mengajar selesai, anak-anak bebas memilih jajanan yang mereka sukai diluar sekolah. Padahal mereka kurang mengetahui dan paham bagaimana dampak mengkonsumsi makanan yang kurang terjamin keamanan dan mutunya.

G.    Metode Pelaksanaan
Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam program ini diawali dengan konsultasi kepada dosen pendamping. Setelah melakukan konsultasi kepada dosen pendamping dan mendapatkan pengarahan tentang pelaksanaan program, maka selanjutnya dilakukan kegiatan sesuai perencanaan yang telah ditentukan. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan secara runtut sebagai berikut.

ü  survei lokasi
ü  administrasi perizinan dan penentuan pelaksanaan waktu penyuluhan ke sekolah yang dituju.
ü  Persiapan terhadap alat dan bahan yang akan dibutuhkan.
ü  penyusunan strategi untuk persiapan penyuluhan dan sistem sosialisasi pada anak-anak disekolah dasar yang dituju.
ü  pelaksanaan program penyuluhan pangan sehat anak sekolah
ü  evaluasi kegiatan
ü  laporan akhir
teknik pelaksanaan program yang akan dilakukan ialah:
A.       Minggu pertama
Pada minggu pertama dilakukan tahap persiapan yamg meliputi:
ü  pembelian alat dan bahan
ü  pembuatan banner dan barang lain yang dibutuhkan
ü  penyewaan barang yang akan digunakan pada saat program dijalankan
ü  penyusunan strategi sosialisasi
ü  survei terhadap sekolah yang akan dijadikan sasaran sosialisasi
B.       Minggu kedua
Pada minggu kedua dilakukan lanjutan yaitu:
ü  Melengkapi administrasi dan perijinan
ü  Diskusi dan koordinasi dengan seluruh anggota, pemateri, maupun pihak sekolah untuk menentukan waktu dan tempat pelaksanaan sosialisasi penyuluhan pangan sehat anak sekolah
C.     Minggu ketiga, empat, lima, dan enam
     Pada minggu ke-3, 4, 5 dan 6 dilakukan sosialisasi. Sosialisasi dilakukan berurutan setiap minggunya pada sekolah dasar yang berbeda. Minggu pertama di SDN Puger Kulon 1, ke-2 SDN Mayang 1, ke-3 Tegalrejo 1, dan ke-4 di SDN Tegal Gede 1. Adapun jadwal kegiatan sosialisasi ialah senagai berikut:
Tabel 1. Jadwal kegiatan sosialisasi
No.
Kegiatan
Pengisi Acara
Waktu
1
Perkenalan
Anggota PKM dan Pemateri
07.00 s/d 07.10
2
Pengisian materi
Pemateri
07.10 s/d 08.00
3
Praktek sosialisasi
Pemateri dan Anggota PKM
08.00 s/d 08.50
4
Tanya jawab
dan pembentukan kelompok siswa sadar pangan
Pemateri
08.50 s/d 09.40
5
Pemberian kenang-kenangan pada sekolah dan pembagian hadiah
Anggota PKM
09.40 s/d 10.00
6
Pembagian konsumsi pada peserta serta menutup acara
Anggota PKM
10.00 s/d selesai
       Metode yang digunakan dalam penyuluhan pangan sehat anak sekolah ini adalah:
a.       Pemberian materi yang meliputi materi:
1.      Makanan tidak aman dengan pewarna, pengawet buatan serta makanan kadarluarsa.
2.      Bahaya mengkonsumsi makanan tidak bermutu.
3.      Manfaat jika berprilaku hidup sehat dengan konsumsi makanan bergizi, aman, dan sehat sejak dini.
4.      Cara cuci tangan yang baik dan benar.
b.      Penunjukan sampel dari materi yang diberikan melalui pemberian sampel makanan yang kurang memenuhi standar pangan sehat dan aman. Makanan yang kurang aman tersebut dibandingkan dengan makanan yang sehat, bergizi, dan aman. sehingga siswa lebih memahami materi yang diberikan.
c.       Pembentukan kelompok siswa sadar pangan, agar siswa dapat mengawasi serta menjalankan program kesadaran pangan setelah program berakhir.
D.       Minggu ketujuh dan delapan
       Kegiatan pada minggu ketujuh dan delapan dilakukan evaluasi kegiatan dan pembuatan laporan. Kegiatan ini berkonsultasi pada dosen pembimbing atas kegiatan yang telah dilakukan hingga program selesai. Selanjutnya pembuatan laporan ahir untuk di monitoring oleh pihak dikti.

H.    Jadwal Kegiatan
Pelaksanaan program sosialisasi tentang pangan sehat dilingkungan sekolah dasar dilaksanakan 8 minggu sejak diterimanya proposal, dan pelaksanaanya dilakukan di sekolah dasar yang ditujuh. Adapun jadwal kegiatannya adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Jadwal kegiatan program
No.
Kegiatan yang dilakukan
Minggu Ke -
I
II
II
IV
V
VI
VII
VII
1
Survei lokasi








2
Pembelian dan penyewaan alat








3
Menentukan waktu penyuluhan








4
Administrasi dan perijinan








5
Penyusunan strategi dan sistem sosialisasi program








6
Sosialisasi









SDN Puger Kulon 1









SDN Mayang I









SDN Tegalrejo I









SDN Tegal Gede I








7
Evaluasi kegiatan








8
Laporan ahir










I.      























I. Anggaran Kegiatan
Rincian biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan PKM ini terlampir pada tabel di bawah ini:
            Tabel 3. Rincian anggaran biaya
Jenis Pengeluaran / Spesifikasi
Rincian Anggaran yang Diusulkan
Satuan
Harga Satuan (Rp.)
Jumlah (Rp.)
1. Bahan Habis Pakai



Es aman dikonsumsi
24 buah
4.000
96.000
Es tidak aman dikonsumsi
24 buah
3.000
72.000
Snack kadarluarsa
24 buah
2.500
60.000
Snack tidak kadarluarsa
24 buah
4.000
96.000
Sosis aman dikonsumsi
1 toples
30.000
30.000
Sosis berformalin dan tidak aman
1 toples
20.000
20.000
Konsumsi panitia + pemateri
48 kali
5.000
240.000
Konsumsi peserta ( susu, snack, jelly )
600 Anak
 5000
3.000.000
Hadiah anak aktif
4 sekolah
200.000
 800.000



Jumlah
4.414.000
2. Peralatan Penunjang    PKM



Sewa viuwer
4 kali
125.000
1.000.000
Buat banner
4 buah
80.000
320.000
Buat vandel
4 buah
100.000
400.000
Sewa sound system
4 kali
100.000
400.000


Jumlah
2.120.000
3. Perjalanan



Perjalanan Lokal


100.000
Perjalanan ke lokasi
8 kali
50.000
400.000


Jumlah
500.000
4. Lain –lain



Pembuatan Laporan
5 buah
50.000
250.000
Penggandaan materi
600 buah
1.000
600.000
Dokumentasi


300.000
Penggandaan proposal ke sekolah
4 kali
40.000
160.000
Biaya pemateri
4 kali
100.000
400.000


Jumlah
1.710.000





Jumlah Total
8.844.000


J.      Daftar Pustaka   
Anonim. 2011. Laporan Bulanan Diare PerDesember 2010. Jember: Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.
Giyarto, Dkk.. 2005. Sanitasi Industri dan Keamanan Pangan. Jember: Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember.
Sukatiningsih. 2011. Audit dan System Management Mutu Pangan 1. Jember: Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember